Detail Berita

Banner Berita MTsN 10 HST

February 25, 2026

By M. Habibi A.

215 Views

Bukan Sekadar Menahan Lapar: Potret Kehangatan dan "Perjuangan" Peserta Didik MTsN 10 HST

Limpasu, (25/02/2026) - Suara riuh rendah khas remaja seketika berganti menjadi lantunan ayat suci yang syahdu saat jarum jam menunjukkan pukul 08.00 WITA. Di Mushala Sabilal Muhtadin MTsN 10 Hulu Sungai Tengah (HST), peserta didik tampak rapi duduk bersila. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, ada banyak cerita menarik yang tertangkap kamera selain sekadar mendengarkan ceramah.


Di sudut kanan, Muhammad Mulki Sulaiman, peserta didik kelas VII B, sesekali mengusap wajahnya dengan air mineral dingin agar tetap terjaga.


"Tadi malam tadarus sampai jam 11, jadi memang agak berat mata ini. Tapi mendengar penjelasan Bapak Guru tentang wudhu, hal-hal yang membatalkan wudhu dan rukun shalat, kantuknya jadi hilang," ujarnya sambil tersenyum malu.


Pemandangan menarik lainnya terlihat saat sesi diskusi kelompok. Tidak ada wajah tegang seperti saat ujian matematika. Yang ada justru diskusi santai namun berisi tentang bagaimana cara menjaga lisan di media sosial selama berpuasa—sebuah materi yang sangat "relate" dengan kehidupan mereka sebagai generasi Z.


Kepala MTsN 10 HST, Norjani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa tahun ini, Kegiatan Ramadhan memang dikemas sedikit berbeda. Fokusnya bukan hanya pada teori, tapi pada pembentukan karakter yang nyata.


"Kami ingin peserta didik merasa bahwa Ramadhan ini adalah momen 'recharge' energi positif, bukan beban karena harus bangun pagi dan mendengarkan ceramah panjang," ungkap beliau.


Ramadhan di MTsN 10 HST bukan hanya tentang menahan lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ini adalah tentang kebersamaan, perjuangan melawan rasa kantuk demi ilmu, dan cara sederhana menjadi pribadi yang lebih baik. (Rep.hbb/ft.tim)